Akun & Keamanan
Install Agent Endpoint Monitoring
Memahami data yang dikumpulkan agent, lalu enam langkah memasangnya pada perangkat yang sudah terdaftar.
Agent Endpoint Monitoring adalah program kecil yang berjalan di perangkat Anda dan melaporkan kondisi keamanannya — kerentanan, paket terinstal, informasi sistem — ke server monitoring Pemda DIY. Halaman instalasinya dibuka dengan penjelasan privasi yang perlu Anda setujui, lalu menuntun enam langkah; langkah 3 sampai 6 baru terbuka setelah koneksi ke server terbukti berhasil.
- 1
Daftarkan perangkat lebih dulu
Halaman instalasi hanya bisa dibuka dari sebuah perangkat yang sudah ada di daftar. Buka Perangkat, cari baris perangkat yang statusnya Not Synchronized, lalu tekan Install Agent pada kolom Aksi.
Satu perintah untuk satu perangkat
Perintah instalasi memuat nama agent yang unik. Jangan memakai perintah yang sama di lebih dari satu perangkat — daftarkan perangkat baru dulu, lalu ambil perintahnya dari baris perangkat itu.
- 2
Baca dan setujui ketentuan privasi
Sebelum langkah instalasi apa pun, halaman menampilkan kartu Privasi: data yang dikumpulkan agent. Isinya dua daftar: Yang dikumpulkan dan Yang TIDAK dikumpulkan.
Hanya untuk pemantauan keamanan
Dinas Kominfo DIY tidak mengumpulkan data pribadi maupun data sensitif Anda lewat agent ini. Yang dikirim agent adalah data teknis untuk mendeteksi kerentanan, malware, dan percobaan serangan: identitas perangkat, informasi jaringan, daftar aplikasi terpasang, proses yang berjalan, hasil pemeriksaan konfigurasi keamanan, log keamanan sistem, dan perubahan pada file sistem penting (hanya sidik dan atributnya, bukan isinya).
Yang tidak pernah dikumpulkan: isi dokumen dan file pribadi, riwayat browsing, password, isi email dan chat, ketikan keyboard, tangkapan layar, kamera, mikrofon, dan lokasi.
Centang pernyataan Saya telah membaca dan memahami…, lalu tekan Setuju dan Lanjutkan. Tombol itu tidak aktif selama kotaknya belum dicentang. Setelah disetujui, kartunya mengecil menjadi satu baris dengan tautan Baca lagi, dan Langkah 1 muncul di bawahnya.
Setuju dan LanjutkanPersetujuan berlaku selama halaman terbuka; membuka ulang halaman instalasi menampilkan kartu privasi lagi.
- 3
Langkah 1 — pilih paket yang sesuai
Halaman hanya menampilkan sistem operasi yang Anda pilih saat mendaftarkan perangkat. Yang perlu Anda pilih tinggal arsitekturnya. Panel penjelasan paket di bawah pilihan bisa dibuka bila Anda ragu.
Langkah 1 — pemilihan paket1Linux
RPM amd64Red Hat, CentOS, Fedora, RHEL, Rocky · prosesor Intel/AMD 64-bitDEB amd64Debian, Ubuntu, Linux Mint, Pop!_OS · prosesor Intel/AMD 64-bitCara cepat mengetahui yang Anda pakai:
cat /etc/os-releaseMenunjukkan distribusi Linux — keluarga Debian memakai DEB, keluarga Red Hat memakai RPM.
uname -mHasil x86_64 berarti amd64 (atau Intel pada Mac); hasil aarch64 / arm64 berarti aarch64 (atau Apple Silicon pada Mac). Pada Windows pilih sesuai versinya: Windows 10/11 atau Windows 7 — paket MSI-nya sama, yang berbeda adalah terminal dan perintahnya. Jalankan winver lewat Win+R bila tidak yakin versi Windows Anda.
- 4
Langkah 2 — uji koneksi ke server monitoring
Alamat server sudah terisi dan tidak dapat diubah — halaman menandainya dengan pil Fixed. Alamat lengkapnya hanya tampil pada halaman instalasi Anda sendiri; panduan ini sengaja tidak mencantumkannya. Tekan Cek Koneksi Server dan tunggu hasilnya.
Langkah 2 — pengecekan server2••••••••.jogjaprov.go.idFixedCek Koneksi ServerServer dapat dijangkau. Lanjutkan ke langkah berikutnya.
Alamat server disamarkan pada panduan ini. Pada halaman instalasi Anda, alamat aslinya tertulis penuh. Harus di jaringan Pemda DIY
Server monitoring tidak dapat diakses dari jaringan publik. Sambungkan perangkat ke jaringan kantor sebelum mencoba lagi.
Buka halaman ini di perangkat yang akan dipasangi agent
Pengecekan dilakukan langsung dari peramban Anda, jadi hasilnya menggambarkan jaringan perangkat yang sedang membuka halaman ini. Bila halaman dibuka di perangkat lain, hasilnya bisa berbeda dengan perangkat tujuan instalasi.
Langkah 3 sampai 6 baru muncul setelah pengecekan ini berhasil.
- 5
Langkah 3 — periksa nama agent
Nama agent diambil otomatis dari hostname perangkat yang terdaftar; tidak ada yang perlu Anda isi. Nama ini tidak dapat diubah setelah agent terdaftar di server.
Langkah 3 — nama agent3NAMA-PERANGKAT-ANDA - 6
Langkah 4 — jalankan perintah instalasi
Gunakan tombol salin di sisi kanan blok perintah, lalu tempel di terminal perangkat. Perintah yang tampil di layar Anda sudah memuat alamat server dan nama agent yang benar — jangan mengetiknya ulang, dan jangan menyalinnya dari panduan ini.
Langkah 4 — perintah instalasi4<unduh paket agent> && sudo <alamat-server> <nama-agent> <pasang paket>Isi perintah disamarkan di sini. Bentuknya kurang lebih seperti ini: unduh paket, lalu pasang sambil menyetel alamat server dan nama agent. Perintah hanya diambil dari halaman instalasi Anda
Perintah itu memuat alamat server monitoring internal dan nama agent yang unik untuk perangkat Anda. Keduanya tidak dicantumkan di panduan yang terbuka untuk umum ini — ambil selalu dari halaman instalasi perangkat yang bersangkutan.
Persyaratan yang disebutkan halaman ini:
- Hak akses administrator pada perangkat.
- Linux dan macOS: shell Bash. Windows 10/11: PowerShell 3.0 atau lebih baru, dijalankan sebagai Administrator.
- Windows 7: Command Prompt (CMD) yang dibuka lewat klik kanan → Run as administrator — bukan PowerShell.
- 7
Langkah 5 — nyalakan agent
Instalasi tidak langsung menjalankan agent. Langkah 5 pada halaman instalasi memuat perintah untuk menyalakannya, dan isinya berbeda per sistem operasi — Linux memakai perintah service systemd, Windows menyalakan service Wazuh dengan net start, macOS memuat daemon-nya. Salin perintah dari langkah tersebut, jangan mengarangnya sendiri.
- 8
Langkah 6 — verifikasi koneksi
Kembali ke halaman instalasi dan tekan Cek Koneksi. Bila agent sudah tersambung, muncul layar Koneksi Berhasil! berisi ringkasan perangkat, dan Anda dikembalikan ke halaman detail perangkat saat menutupnya.
Langkah 6 — verifikasi6Cek KoneksiSetelah verifikasi berhasil, status perangkat pada tabel berubah menjadi Synchronized dan tab Ringkasan Keamanan mulai terisi laporan.
Yang perlu disiapkan
- Perangkat sudah terdaftar pada menu Perangkat dan statusnya belum Synchronized.
- Perangkat tersambung ke jaringan Pemda DIY.
- Hak administrator pada perangkat tersebut.
- Terminal: Bash (Linux/macOS), PowerShell sebagai Administrator (Windows 10/11), atau Command Prompt sebagai Administrator (Windows 7).
Kalau bermasalah
- Langkah instalasi tidak muncul
- Langkah 1 sampai 6 baru tampil setelah kartu privasi disetujui. Centang pernyataannya, lalu tekan Setuju dan Lanjutkan.
- "Server tidak dapat dijangkau"
- Perangkat sedang tidak berada di jaringan Pemda DIY, atau lalu lintas ke server monitoring diblokir. Pindah ke jaringan kantor lalu coba lagi; bila tetap gagal, hubungi administrator sistem.
- Instalasi selesai tetapi Cek Koneksi masih gagal
- Agent kemungkinan belum dinyalakan. Ulangi perintah pada langkah 5, tunggu satu-dua menit, lalu tekan Cek Koneksi lagi.
- Nama agent salah
- Nama agent tidak dapat diubah setelah terdaftar. Hubungi Admin untuk melepas pendaftaran agent tersebut sebelum memasang ulang.
- Perintah ditolak karena izin
- Jalankan terminal dengan hak administrator — sudo pada Linux/macOS, atau "Run as Administrator" pada PowerShell (Windows 10/11) maupun Command Prompt (Windows 7).
- Windows 7: "The service name is invalid" saat menyalakan agent
- Nama service berbeda antarversi installer. Jalankan "net start Wazuh" sebagai gantinya.